Skip to main content

Jelajah Gunung Patuha - Tebing Sunan Ibu (Bag.4)

Konten [Tampil]
Gambaran diatas puncak tidak lebih dari tanah lapang ditumbuhi lumut yang tidak begitu luas dan juga terdapat banyak pohon yang mati dimakan usia namun indah seperti bunga sakura jepang, rasanya jika kita berada disini seperti ada disebuah taman yang belum pernah dijamah oleh orang, ada dua buah batu besar yang berada di atas puncak dan yang tak luput dari perhatian saya terdapatnya satu makam yang berada di puncak ini.

Konon katanya makam yang ada di Puncak Sunan Ibu ini adalah makam dari sang Sunan Ibu itu, menurut pemandu sosok Sunan Ibu digambarkan sebagai sosok wanita yang suka memakai kebaya berwarna putih dan dihiasi mahkota dari bunga dengan memiliki sifat yang Bijaksana dan penuh kasih sayang, biasanya kedatangan Sunan Ibu selalu dicirikan dengan muncul nya bau wewangian yang tidak ada sumbernya menyebar masuk ke hidung kita.
Sekedar info lagi ya menurut pemandu saya jika kita melihat bukan dengan mata lahiriah atau mata bathin di danau Kawah Putih yang berwarna hijau adalah tempat dimana disiksanya jasad yang selama hidupnya telah salah jalan, sementara waduk air keuneung sendiri adalah tempat pembuangan jasad yang telah disiksa dikawah itu banyaknya jasad yang telah salah jalan sewaktu hidupnya menjadikan sebuah gunungan yang membentuk sebuah gunung dan sekarang terkenal yang disebut Gunung Mayit.

Tak lepas dari itu semua hikmah dari pengalaman saya "Mendaki Tebing Puncak Sunan Ibu" Budaya dan Agama dinegara kita memang cukup kental dan membudaya karena kita tahu sendiri bahwa Sebuah Negara akan Hampa Tanpa Budaya, yang terpenting kita jangan sampai melupakan dengan adat istiadat daerah tempat kita dilahirkan dan juga jangan sampai mengubah haluan aqidah islamiah kita semua bahwa sejatinya yang memiliki segala kekuatan kehendak dan kekuasaan hanyalah Allah SWT.

Dari papran saya di atas anda semua boleh percaya atau tidak dengan apa yang saya ceritakan, bagi saya memang budaya, mistis, dan agamis itu memang nyata ada dan saling terikat. Terima kasih telah berkunjung dan telah bersedia membaca Postingan saya ini semoga bisa menjadi hikmah dan bermanfaat bagi kita semua Amin, kesalahan dan kekurangan itu mutlak datangnya dari saya, kebenaran serta kelebihan hanyalah milik Allah SWT semata. Semoga kita semua diberkahi dalam menjalankan hidup ini dan diampuni segala dosa.

Waallaikumsalam Wr. Wb.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar