Kehidupan Purba Sunda di Goa Pawon

Goa Pawon
Halo sobat nanan, kali ini saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman jalan-jalan saya ke sebuah tempat wisata yang menarik eksotik dan banyak mengandung historikalnya.

Perjalanan dimulai dari Bandung tempat tinggal saya menuju objek wisata yang berada di daerah Padalarang, objek wisata kalini adalah sebuah goa purbakala sunda, namanya adalah Goa Pawon yang terletak di desa Gunung Masigit, kecamatan Cipatat, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, sekitar 25km arah barat dari Kota Bandung.
Gapura objek wisata Goa/Guha Pawon
Goa pawon merupakan salah satu situs purbakala yang memiliki arti penting bagi masyarakat sunda khususnya karena didalam goa ini telah ditemukan kerangka manusia purba yang konon diduga sebagai nenek moyang suku sunda.

Namun sayangnya, popularitas Goa Pawon kalah oleh objek wisata Jawa Barat lainnya katakanlah Tangkuban Perahu, Kawah Putih, Gunung Papandayan dan lainnya padahal lokasinya berada di dekatnya.
Bejibun kelelawar di atap Goa
Dari sumber yang didapat di internet Goa Pawon memiliki panjang 38 m dan lebar 16 m, sedangkan tinggi dari atap gua tidak dapat diketahui secara pasti karena pada saat ditemukan bagian atap goa sudah runtuh.

Dilantai goa hanya tersisa sebagian kecil karena sudah adanya aktivitas penggalian oleh masyarakat sekitar untuk mengambil fospat dengan kedalaman galian 4-5m.

Sedangkan lantai bagian tengah telah tertimbun oleh bongkahan dari runtuhan atap, sebagian besar sudah ter erosi, sehingga membentuk lereng yang cukup terjal.
Tempat situs kerangka
Situs Kerangka Nenek Moyang Sunda

Menurut Yetti penjaga lokasi wisata dan pemerhati lingkungan sekitar daerah Gua Pawon, pengunjung di Wisata Alam Gua Pawon dalam beberapa tahun kebelakang ini meningkat secara signifikan namun tidak dibarengi dengan pengelolaan tempat wisata  dengan baik, masih banyak sampah yang berserakan dimana-mana terutama di sekitaran Taman Batu di atas Gua Pawon

Pengelolaan dan pengembangan pusat wisata alam daerah Bandung Barat akan melibatkan BKSDA, Perhutani  dan Pemerintah Provinsi Jabar . (red.BisnisBandung)
Gerbang masuk mulut Goa
Goa Pawon terletak di daerah Karst Citatah  yang memiliki sumberdaya alam hayati dan nirhayati yang tinggi, sehingga wajar jika terdapat banyak kepentingan dikawasan ini. Banyaknya pemangku kepentingan di  Karst Citatah menyebabkan terjadinya benturan kepentingan dari aspek ekonomi, sosial dan ekologi.
Lorong Goa yang eksotik
Rasanya tidak akan habis jika saya menceritakan semua keindahan yang ada di Goa Pawon disini, terlalu indah sarat sejarah serta masih banyak yang tidak bisa di jelaskan dengan tulisan, itu semua akan harus anda saksikan sendiri. Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp. 5.500 untuk tiket masuk ke kawasan Goa Pawon dan Rp. 2000 untuk parkir motor, maka anda bebas menikmati keindahan alam yang ada di Goa Pawon.
Foto Bareng dulu

Numpang eksis




Langganan segera, jangan sampai tertinggal postingan dari Jejakumurku. Yang berlangganan semoga murah rejeki aamiin.

4 Responses to "Kehidupan Purba Sunda di Goa Pawon"

Kemon komen dong biar makin rame. Biar berasa ada yang baca sih wkwk

nb : yang mau komentar harus punya akun gmail.