Cara Mengobati Efek Tersengat Daun Jelatang Ketika di Hutan

Jelatang dari : ranggeee
Berkegiatan di alam terbuka memang sangat mengasyikan. Banyak orang yang memiliki hobi kegiatan olah raga di luar lapangan ini, salah satunya mendaki gunung yang kemudian para pelakunya di sebut sebagai pendaki.

Bagi para pendaki yang notabennya sering memasukki hutan tentunya sudah tidak asing lagi dengan tanaman Jelatang, Jancukan, Lateng, Tretep dan daun Pulus.

Kesamaan dari tumbuhan-tumbuhan tersebut ialah jika kulit kita menyentuh/tersengat bulu bulu yang ada di tumbuhan itu, maka bagian tubuh yang terkena sengatan bulu-bulu halus itu akan merasakan efek gatal-gatal, panas, kadang perih.
Efek yang terkena daun Jelatang
dari :1day_yadi
Terus bagaimanakah cara mengobati efek dari tersengat daun jelatang dan semacamnya?

Berikut kami ulas beberapa cara yang bisa dilakukan saat kita tersengat daun jelatang, dari beberapa sumber.

Jika kamu dalam keadaan didalam hutan atau perjalanan, maka lakukan ini :

Menjelajah, dari : leng_adventure

1. Usahakan Jangan menggaruk bagian kulit yang terkena Sengatan

Menggaruk bagian kulit yang terkena sengatan duri/bulu halus Jelatang akan membuat efek gatal dan panas semakin bertambah. Karena racun yang ada di tangan ketika digaruk akan menyebar ke area yang tubuh lain.

Jadi tahan dulu ya.

2. Hilangkan segera bulu-bulu halus yang menempel dikulit 

Segera hilangkan bulu-bulu halus Jelatang yang menempel dikulitmu. Ada beberapa alternatif cara untuk menghilangkannya.

  • Alternatif 1 : Usap kulit yang terkena Jelatang dengan lumpur basah sampai bulu-bulu jelatang yang ada kulit hilang.
  • Alternatif 2 : Usap kulit yang terkena Jelatang dengan nasi atau apapun yang bertekstur lengket dan kenyal.
  • Alternatif 3 : Usap kulit yang terkena Jelatang dengan tanah merah yang basah dan padat sehingga bulu-bulu Jelatang nya hilang.

3. Meredakan rasa gatal di kulit dengan Caladine

Oleskan bagian kulit yang tersengat menggunakan bedak caladine, atau yang lainnya yang bisa meredakan gatal-gatal seperti kayu putih dll.

Dikutip dan diedit ulang dari : Gunung Indonesia.

Jika kamu berada di dekat rumah, maka :

dari : sehatz

1. Segera Mandi dan Bilas Area Kulit yang Tersengat

Jika kulit kamu tersentuh bulu-bulu jelatang, segeralah mandi dan cuci kulit yang terkena sengatan tadi. Mencuci kulit secara menyeluruh dengan sabun dan air dapat menghentikan penyebaran infeksi dari jelatang.

2. Balur kulit yang terkena Jelatang dengan Alkohol

Hal lain selain mandi, kamu juga dapat menggunakan cairan alkohol.

Caranya, kamu cukup membalur area kulit yang terkena daun Jelatang dengan Alkohol secara merata.

Fungsi alkohol yaitu mampu membatasi efek yang diperoleh dari infeksi jelatang, karena kerjanya mampu menghilangkan minyak urushiol dari kulit.

3. Gunakan Es atau Air Dingin untuk Mengompres area kulit yang Terinfeksi

Mengompres kulit yang terkena jelatang dapat menghilangkan pembengkakan dan mengurani rasa gatal. 

Kompres kulitmu sedikitnya 15-30 menit untuk menghilangkan efek yang ditimbulkan oleh Jelatang di kulit, seperti kemerahan di kulit dan juga gatal.

4. Dapat juga diberikan Salep Hidrokortison

Pemberian salep di area yang tersengat dapat mengurangi rasa gatal, pembengkakan dan panas di area kulit yang terinfeksi.

Krim Hidrokortison bukanlah satu-satunya krim yang dapat digunakan ketika kamu terkena alergi atau sengatan jelatang. Kamu juga bisa memilih krim/salep lain seperti eksrak lidah buaya, lotion calamine dll.

Itulah beberapa cara mengobati kulit yang terkena infeksi dari daun Jelatang.

Silahkan bagikan artikel ini kepada teman-teman dan pendaki lainnya, agar mereka bisa mengetahui juga.

Sampai Jumpa, terimakasih.

Rekomendasi Untuk Kamu × +

Langganan segera, jangan sampai tertinggal postingan dari Jejakumurku. Yang berlangganan semoga murah rejeki aamiin.

Rekomendasi Untuk Kamu × +

0 Response to "Cara Mengobati Efek Tersengat Daun Jelatang Ketika di Hutan"

Post a Comment

Kemon komen dong biar makin rame. Biar berasa ada yang baca sih wkwk

nb : yang mau komentar harus punya akun gmail.