Skip to main content

Atmosfer Sedap Bakmi Jawa Mbah Hadi Yogyakarta

Konten [Tampil]
Berbeda dengan postingan-postingan saya sebelumnya yang kebanyakan membahas wisata dan cerita dari ketinggian, seperti terakhir saya cerita ketika jalan-jalan ke Jawa disini. Kali ini saya akan mengajak anda untuk mengunjungi sebuah destinasi di daerah Jogja, dengan cerita yang berbeda.

Sebagai manusia, makanan sudah menjadi kebutuhan primer sehari – hari yang harus dikonsumsi agar memenuhi gizi yang dibutuhkan dan membuat tubuh tetap terjaga kesehatannya. Saat ini, makanan tidak hanya menjadi kebutuhan primer saja, tetapi juga sebagai pemuas keinginan untuk mencoba berbagai rasa sehingga orang yang memakannya memiliki pengalaman dan bisa menceritakan rasanya kepada orang lain.

Pengalaman tersebut didapati sebagian orang dengan cara melaksanakan acara ‘seremonial’ ala mereka ketika mengunjungi suatu daerah dan biasa disebut sebagai wisata kuliner. Wisata kuliner biasanya dilakukan ketika musim liburan atau simpelnya ketika seseorang sedang memiliki banyak uang.

Wisata kuliner di Yogyakarta tidak selalu dilakukan ketika Anda sedang banyak uang. Biaya hidup yang murah menjadikan kuliner – kuliner yang dijajakan di Yogyakarta sangat bersahabat bagi kantong. Rasa dari makanannya pun tak kalah dengan restoran – restoran mahal yang menjanjikan.

Sebuah wisata kuliner biasanya dimulai dari mencoba tempat – tempat yang sudah terkenal di daerah tersebut. Beberapa kuliner asli Yogyakarta bisa terkenal karena mereka menjual makanan yang asli khas Yogyakarta, seperti gudeg dan bakpia. Ada sebuah warung yang terkenal di daerah Terban dengan jualannya yang berupa bakmi serta nasi goreng. Nama warung ini adalah Bakmi Jawa Mbah Hadi.

Sumber : flafea.wordpress.com
Rumah makan ini sangat legendaris dan penuh sejarah. Pasalnya warung ini bermulai dari gerobak sederhana yang kebanyakan orang memandang jauh dari kesan “berkualitas”. Saat ini, Bakmi Jawa Mbah Hadi memiliki tempat yang sangat nyaman berlantai dua di dekat terminal lama Terban.

Warung ini hanya buka dari sore hari hingga malam sehingga mau tidak mau, Anda harus punya tempat menginap agar bisa merasakan Bakmi yang legendaris ini. Dekat warung Bakmi Jawa Mbah Hadi, terdapat sebuah hotel berbintang 4 yang sangat nyaman dan memanjakan Anda bernama Novotel Yogyakarta.

Hanya berjarak 700 meter dari Bakmi Jawa Mbah Hadi, hotel yang bisa Anda booking melalui Traveloka ini menawarkan berbagai macam fasilitas berbintang namun dengan harga yang bersahabat. Terdapat kolam renang, wifi gratis, serta Martha Tilaar Spa dan salon membuat pengalaman anda menjadi berkesan dan berkualitas.

Sumber : novotel.com
Selain itu, fasilitas pribadi di kamar Anda pun sangat lengkap. Mulai dari TV satelit, hairdryer, AC dan juga dapur membuat Anda tak perlu repot – repot keluar dari kamar untuk memenuhi kebutuhan pribadi Anda. Apabila Anda sedang malas memasak dan tidak ingin berjalan jauh, tersedia juga restoran untuk Anda memesan makanan.

Jika Anda ingin berjalan – jalan lagi, banyak tempat terkenal yang bisa Anda kunjungi di dekat hotel ini. Lokasinya yang berada di jalan Jenderal Sudirman nomor 89, Truban, Yogyakarta membuatnya dekat ke tempat – tempat menarik di Yogyakarta seperti Universitas Gajah Mada, Galleria Mall, dan Monumen Tugu. 

Anda yang ingin pulang menaiki kereta, hotel ini berada di dekat Stasiun Tugu Yogyakarta. Apabila Anda ingin menempuh jalur udara, hotel ini  pun menyediakan akomodasi untuk ke bandara sehingga Anda tidak perlu sulit mencari kendaraan umum lagi. Hanya menempuh perjalanan selama 29 menit, Anda akan sampai ke Bandara Adi Sutjipto.

Kembali ke Warung Bakmi Jawa Mbah Hadi, meski saat ini memiliki tempat berlantai dua, warung ini tetap menjaga alat masaknya berupa anglo bertanah liat lengkap dengan arang di atasnya. Kesederhanaan inilah yang membuatnya menjadi warung yang tak pernah sepi pengunjung dan membuat para konsumennya harus memesan satu setengah jam sebelum makanannya siap saji.
Sumber : gudeg.net
“Wah lama sekali...”, mungkin itu reaksi Anda ketika mendengar harus menunggu satu setengah jam sebelumnya. Ketika Anda perhatikan bagaimana cara para peracik ini memasak, Anda pasti akan memakluminya. Mereka memasukkan bumbu, mejumput mie dan menggoreng masakan dengan cara yang sangat lembut. Alhasil, bakmi rebus yang kuning menyala dan menggugah selera tersaji lengkap dengan campuran sayur serta kuah yang pas.

Apabila Anda ingin menghampiri warung Bakmi Jawa Mbah Hadi, Anda bisa mengendarai kendaraan pribadi Anda dari arah Kaliurang menuju arah selatan menuju UGM. Sesampainya di Toko Mirota Kampus, Anda ambil jalan lurus ke arah SPBU Terban. Sekitar 100 meter sebelum SPBU tersebut, Anda akan bertemu warung Mbah Hadi berwarna putih.

Itu dia salah satu tempat kuliner yang bersejarah dan melegenda di Yogyakarta. Kemasi barang Anda dan mulailah wisata kuliner sepuasnya di Yogyakarta.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Seperti biasa,
#KeepWrite
#KeepShare
#StayGanteng

Ah iya, ini dia yang wajib,
Sholat jauh lebih penting daripada membaca blog ini.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar